KARTU TALK X-PLORE: MEDIA INKLUSIF KONSELING INDIVIDU UNTUK MENINGKATKAN KETERBUKAAN SISWA DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Keywords:
Konseling Individu, Keterbukaan Diri, Media Inovatif, Talk X-plore, Layanan InklusifAbstract
Keterbukaan siswa SMP Negeri 27 Penajam Paser Utara dalam mengikuti layanan konseling individu masih menjadi kendala, terutama karena pendekatan yang digunakan cenderung kaku dan kurang ramah bagi berbagai karakter siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media konseling yang inklusif dan menyenangkan untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa serta sebagai pertanyaan pematik untuk menggali informasi lebih dalam. Ide yang ditawarkan adalah Kartu Talk X-plore, yaitu media interaktif berbentuk kartu yang memuat pertanyaan reflektif dan tantangan ringan untuk menciptakan suasana konseling yang lebih rileks, fleksibel, dan mendorong siswa berbicara secara sukarela. Media ini diimplementasikan kepada 16 siswa kelas VIII dan VII. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan skor keterbukaan diri serta terciptanya suasana konseling yang lebih akrab dan empatik. Inovasi ini bermanfaat untuk memperkuat relasi guru BK dan siswa serta dapat menjadi alternatif pendekatan konseling yang lebih adaptif. Disarankan agar guru BK mulai mengintegrasikan media kreatif serupa dalam layanan konseling untuk mendukung suasana yang aman, reflektif, dan inklusif.
Downloads
References
N. Pramusinta, D. Rakhmawati, and H. Sutopo, "Keterbukaan Diri Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Semarang," Ristekdik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, vol. 8, no. 2, pp. 254-261, 2023, doi: 10.31604/ristekdik.2023.v8i2.10650.
N. Maharani, "Hubungan antara Konsep Diri Siswa dan Pengungkapan diri (Self Disclosure) Siswa di SMU 1," Skripsi tidak diterbitkan, FIP UM, Malang, 2000.
D. I. Y. Sery, "Hubungan antara Pola Asuh Orang Tua dan Self Disclosure Siswa SMP Negeri di Kota Malang," Tesis tidak diterbitkan, PPs UM, Malang, 2004.
E. Budiarti and S. Indrawati, "Pengaruh tingkat kepercayaan diri, budaya sekolah, dan faktor personal terhadap keterbukaan diri peserta didik," Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, vol. 3, no. 2, pp. 156-166, 2017.
N. P. Sari and L. M. Wijayanti, "Pengaruh lingkungan sekolah terhadap keterbukaan diri siswa, "Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, vol. 5, no. 1, pp. 15-24, 2019.
J. A. Devito, Komunikasi Antarmanusia. Tangerang Selatan: KARISMA Publishing Group, 2011
D. Y. Sari, W. Hanim, and D. Setiawaty, "Gambaran keterbukaan diri (Studi deskriptif pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 48 Jakarta)," INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling, vol. 5, no. 1, 2016, doi: 10.21009/INSIGHT.051.08.
W. Cahyawulan and A. S. Prabowo, "Perspektif terpadu: Alternatif terbaik atas konseling konvensional," INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling, vol. 5, no. 1, pp. 140-144, Jun. 2016, doi: 10.21009/INSIGHT.051.20.
ANTARA News, "Kemenko PMK: Indonesia kekurangan guru bimbingan konseling," ANTARA News, 19 Agustus 2024. [Online]. Available: https://www.antaranews.com/berita/4271467/kemenko-pmk-indonesia-kekurangan-gurubimbingan-konseling. [Accessed: 3 Juli 2025].
E. S. Setianingsih, A. Sutoyo, and E. Purwanto, "Pengembangan model bimbingan kelompok teknik pemecahan masalah untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa," Jurnal Bimbingan Konseling, vol. 3, no. 2, 2014. [Online]. Available: https://journal.unnes.ac.id/sju/jubk/article/view/4610
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yafenty Faladi Aulyandini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Media Edukasi dan Pembelajaran licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License.
